Finding Ajax

PERJALANAN MENCARI "SARANG AJAX"

Perjalanan 3 hari 3 malam yang menyenangkan namun berbuntut cerita panjang 

Perjalanan diniati belajar mengenai satwa liar di Taman Nasional Baluran Tahun 2016 silam. Yang menjadi buntut panjang adalah, kami tidak menemukan satwa liarnya. 

Niatan untuk praktek belajar adalah 40% dengan sisa ingin melakukan perjalanan menyenangkan bersama teman. Jarak 579 km dilalui dengan "Biasa saja" karna sesampainya disana bak masuk negeri lain tak seperti kebanyakan tanah Jawa lainnya.

Setelah istirahat sejenak dan mengisi perut, sang penunjuk jalan yang ahli dalam ilmu Satwa Liar mulai "mengajak" untuk berkeliling melihat sekitar. 2 jam pertama kami disuguhi pemandangan alam menakjubkan dengan berbagai cerita liar yang ada dengan bukti-bukti yang mengarahkan bahwa hewan bernama Ajax adalah penguasa daerah tersebut. Tanpa panjang lebar "Sang Penunjuk Jalan" mengarahkan kita untuk menyusuri lokasi yang lebih jauh untuk mencari keberadaan makhluk tersebut, hingga 8 jam kemudian, siang berganti malam kami masih berada di tengah liarnya alam Baluran. 

Beberapa teman mengibaratkan kakinya hanya berjalan secara otomatis karna sudah terlalu lelah hingga kami harus dijemput kendaraan untuk kembali ke mess di dalam Lokasi TNB.

Tak jera si "Penunjuk Jalan" masih terus melanjutkan perploncoan ini keesokan paginya sehingga kami berjalan dari pagi hingga sore hari, bahkan tanpa persiapan matang dan . Air minum sudah lama habis, makanan kami tak berbekal. Hanya halusinasi Rasa, Suara dan Aroma Es Teh yang berkeringan di dalam gelas bening yang menjadii motivasi kami untuk terus berjalan sambil sesekali mengumpat dan mengejek. 


Herannya "sang Penunjuk Jalan" tak pernah tau betapa tim yang dibawanya sudah frustasi ingin selesai dan kembali pulang.

Perjalanan yang penuh umpatan namun tak terlupakan dan selalu berkesan, hingga hari ini ketika kami menceritakan ulang hal ini maka diantara kami yang merasakan hanya akan tertawa sambil sesekali melontarkan umpatan kepada "Sang Penunjuk Jalan"


Terima kasih engkau "Penunjuk Jalan" karna tanpamu perjalanan ini hanya akan berisi memori yang akan mudah terlupakan.


Oh iya,,,apakah akhirnya kami menemukan keberadaan makhluk bernama Ajax itu?

Tentu tidak,,,sarang dan kotorannya sekalipun.

hihihi inilah menariknya perjalanan kami.
 

Hanya sengatan lebah di kepala dan pipi yang beberapa teman kami alami, Puft.

Comments